Vape Vs Rokok Tembakau, Lebih Bahaya Yang Mana Ya?

68
rokok elektrik dan rokok tembakau
lebih bahaya mana ya, roko elektrik atau rokok tembakau?. (Foto:hellosehat.com)

Kitakini.news – Rokok elektrik atau yang biasa dikenal Vape sudah menjadi sebuah tren di kalangan perokok. Saat ini, sudah banyak orang yang beralih dari rokok tembakau kemudian menggantinya dengan Vape. Lalu, apakah Vape lebih berbahaya dari rokok tembakau? atau malah sebaliknya. Berikut ini akan kita bahas apa saja bahaya rokok elektrik dan rokok tembakau.

Bahaya Rokok Tembakau

Rokok tembakau
Rokok tembakau mengandung senyawa berbahaya yang dapat mengganggu kesehatan tubuh. (Foto:kompas.com)

Rokok tembakau merupakan gulungan tembakau yang dibungkus atau digulung dengan menggunakan kertas yang pada ujungnya kemudian dibakar dan dihisap.

Terdapat kurang lebih 5000 senyawa racun yang berbahaya dalam rokok tembakau bagi tubuh. Senyawa berbahaya ini memiliki potensi untuk merusak sel-sel tubuh.

Selain itu, asap dari hasil bakaran rokok tembakau ini bersifat karsinogenik atau dapat memicu kanker. Oleh karena itu, perokok pasif atau orang yang tidak merokok namun sering menghirup asap rokok, memiliki resiko terserang kanker lebih tinggi.

Beberapa senyawa berbahaya yang terdapat pada rokok tembakau ternyata sangat merugikan bagi perokok itu sendiri.

Baca Juga : Kamu Pecinta Kopi? Ini Efek Positif dan Negatif Kopi Bagi Kesehatan

1. Nikotin Merusak Sistem Saraf Pusat

satu batang rokok biasanya memiliki kandungan nikotin sebanyak 8-20 mg. Tubuh kita akan menyerap 1 mg kandungan nikotin yang ada dalam rokok tembakau. Nikotin berfungsi untuk merangsang sistem saraf otak sehingga dapat menyebabkan berbagai reaksi biokimia, seperti efek menenangkan dan menyenangkan.

Nikotin yang dihisap akan masuk kedalam aliran darah sehingga dapat memicu kerja jantung dan tekanan darah lebih cepat. Kelebihan nikotin pada tubuh dapat menyebabkan muntah, tegang dan yang lebih parah adalah dapat merusak sistem saraf pusat.

2. Hidrogen Sianida Dapat Melemahkan Paru-Paru

Hidrogen Sianida merupakan senyawa racun berbahaya yang terkandung pada rokok tembakau. Biasanya Hydrogen Sianida ini digunakan pada pabrik tekstil dan digunakan dalam pembuatan plastik, kertas serta bahan pembasmi hama.

Dampak berbahaya dari senyawa ini bagi kesehatan tubuh dapat menyebabkan sakit kepala, mual dan melemahkan paru-paru.

3. Karbon Monoksida Dapat Menurunkan Fungsi Jantung

Karbon monoksida merupakan senyawa yang tidak memiliki bau. Ketika menghisap rokok tembakau, senyawa karbon monoksida akan masuk kedalam tubuh. Apabila senyawa ini masuk terlalu banyak dalam tubuh, sel darah merah akan mengikat senyawa karbon monoksida ini dibanding oksigen. Akibat yang dapat timbul dari senyawa ini yaitu lemas, pusing dan menurunnya fungsi otot dan jantung.

Baca Juga : Fakta dan Mitos Kebiasaan Mandi Pada Malam Hari

4. Benzena Memicu Leukimia

Benzeba merupakan residu dari pembakaran rokok tembakau. Terlalu sering terkena paparan dari Benzena dapat menurunkun jumlah sel darah merah dan dapat merusak sumsum tulang. Selain itu, Benzene juga dapat membuat atau memicu resiko anemia.

Senyawa Benzena ini juga dapat merusak sel darah putih yang dapat menyebabkan atau memicu resiko leukemia.

Bahaya Vape (Rokok Elektrik)

Vape (rokok elektrik)
Rokok elektrik atau Vape. (Foto:Hipwee.com)

Vape merupakan penghantar nikotin elektronik. Ketika dihisap, Vape akan menghasilkan uap air. Rokok elektrik ini diisi dengan menggunaka liquid. Saat ini, liquid atau cairan pengisi Vape sangat beragam aroma dan rasa seperti liquid cokelat, anggur, apel, jeruk dan masih banyak macam lainnya.

Terdapat banyak kandungan senyawa berbahaya yang ada pada liquid Vape. Senyawa yang ada dalam liquid pada rokok elektrik (Vape) tidak jauh berbeda dengan senyawa yang terkandung pada rokok tembakau. Namun, ada satu senyawa yang terdapat pada liquid Vape dan tidak terdapat pada rokok tembakau.

Baca Juga : Hal Sepele yang Sering Dilakukan Ternyata Berbahaya Bagi Kesehatan!

1. Propelin Glikol

Propelin Glikol merupakan senyawa yang bekerja untuk menghasilkan uap air. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa menghirup senyawa Propelin Glikol dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan, sebagaimana dilansir dari hellodoc.

Berikut ini beberapa efek samping yang disebabkan dari penggunaan Vape (Rokok Elektrik).

  • Meningkatkan resiko kanker
  • Mengganggu pertumbuhan janin
  • Membahayakan paru-paru
  • Mengakibatkan serangan jantung

Selain itu, Vape merupakan alat rokok elektrik, yang menggunakan listrik dalam pengisian baterainya. Sehingga dapat memicu resiko meledak ketika Vape dalam keadaan panas berlebih.

Kesimpulannya rokok elektrik dan rokok tembakau ternyata memiliki bahaya yang sama-sama mengancam kesehatan.

Editor : Khairul Umam

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here