Dua Pelajar MAN I Medan Diserang Puluhan Orang Diduga Geng Motor

Kedua pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) I Medan tersebut dikeroyok puluhan pelajar yang diduga komplotan geng motor.

135
pelajar diserang geng motor
Ilustrasi pelajar dikeroyok. (Foto : Intim News).

Kitakini.news – Dua pelajar diserang geng motor saat sedang nongkrong di Jalan Pelangi, Kecamatan Medan Kota, Jumat (18/10/2019) siang. Akibatnya, R (17) dan Z (17) siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) I Medan tersebut mengalami luka lebam di bagian wajah setelah dikeroyok puluhan pelajar yang diduga geng motor tersebut.

Informasi yang diperoleh di Mapolsek Medan Kota dari salah satu korban berinisial R (17) mengatakan. Bermula ketika R dan Z (17) baru pulang dari sekolah dan menongkrong di Jalan Pelangi, Kecamatan Medan Kota, tepatnya di depan restoran Mc Donald.

Tak lama mereka nongkrong, 5 orang pelajar yang tidak dikenal mendatangi mereka dan menanyakan kalau kedua siswa (korban) adalah komunitas anak Parman (Parkiran MAN). Lalu korban pun membenarkan apa yang dimaksud pelaku.

“Setelah Saya jawab kami anak Parman, mereka langsung bilang kalau mereka anak SL (geng motor), lalu mereka lagi mengatakan kalau Parman itu cuma tempat nongkrong aja, karena letaknya yang di parkiran MAN, makanya disebut begitu,” jelas R menirukan perkataan para pelaku kepadanya.

Baca Juga : Dua Pemuda Curi Baterai Truk Colt Diesel di Percut Sei Tuan Diringkus Polisi

Dua Pelajar MAN I Medan Dikeroyok Sekitar 40 Orang yang Diduga Geng Motor

Setelah itu, sambung R, mereka pun spontan dipukul, sehingga merekapun tidak bisa membela diri karena puluhan pelajar lainnya yang tidak lain teman para pelaku datang dan ikut menyerang mereka.

“Yang menyerang kami ada sekitar 40 orang, semua anak sekolah. Diantara mereka ada yang menggunakan senjata tumpul, bawa kayu dan melemparkan bola lampu. Sementara kami cuma berdua, ya terpaksalah kami pasrah saja,” ujar R.

Tak lama peristiwa pengeroyokan itu terjadi, pihak kepolisian Polsek Medan Kota tiba tepat waktu di lokasi, sehingga para pelaku (pelajar) langsung kabur melarikan diri. Guna menghindari hal tidak diinginkan terjadi lagi, petugas memboyong kedua korban ke Komando.

“Saat kami di Polsek, kami tidak membuat laporan. Soalnya enggak enak nanti kalau orang tua tahu. Lagian enggak apa-apa kok bang. Laki-laki biasa begini,” ucap korban.

Baca Juga : Pelajar 2 Desa di Madina Sumut Panjat Jembatan Tiap Hari Demi Sekolah

Sementara itu, Kapolsek Medan Kota AKP Rikki Ramadhan SIK melalui Kanit Reskrim Iptu M Ainul Yaqin SIK yang dikonfirmasi terkait pelajar diserang geng motor tersebut mengatakan, jika pihaknya telah mengamankan dua orang siswa dalam kejadian ini. Ia menyebutkan, kejadian ini hanya merupakan selisih paham diantara sesama anak SMA.

“Cuma selisih paham. Mereka masih muda, jadi gampang terpicu,” pungkasnya.

Kontributor : Deno Barus
Editor : Khairul Umam

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here