ASN Pemprov Riau Gemar Buka YouTube, Anggaran Biaya Internet Dinaikkan

Pemprov Riau melalui Diskominfotik akan mengalokasikan anggaran untuk jaringan internet tahun 2020 naik hingga 300 persen lebih, dari Rp 1,2 miliar di tahun 2019 diusulkan menjadi Rp 4 miliar.

39
asn pemprov riau
ASN bermain Game Poker. (foto : ilustrasi)

Kitakini.news – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Diskominfotik) mengalokasikan anggaran untuk jaringan internet tahun 2020 naik hingga 300 persen lebih, dari Rp 1.2 miliar di tahun 2019 diusulkan menjadi Rp 4 miliar.

Anggaran pengelolaan bandwidth dan teknologi VPN sebesar Rp 1.2 miliar tahun ini dinilai tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan internet di lima puluh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Riau.

“Jaringan internet setiap tahun kita gunakan dan ada anggarannya. Jadi jaringan itu kita bagikan di semua OPD di Sekretariat Pemprov Riau,” ujar Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau, Yogi Getri, Selasa (5/11/2019).

Yogi mengakui dengan anggaran Rp 1,2 miliar untuk kebutuhan internet belum mencukupi. Apalagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas (THL) di lingkungan Pemprov Riau yang gemar menonton film Korea dan membuka YouTube.

“Kalau internet ini berapa pun tidak pernah cukup. Apalagi pegawai kita yang jumlahnya ribuan, manalah cukup. Belum lagi ASN dan THL yang buka YouTube dan nonton Film Korea,” ungkapnya.

Dikatakan Yogi, pihaknya pernah menutup akses internet untuk membuka YouTube dan Film Korea, tapi, malah pihaknya mendapat kritikan dari sejumlah pegawai Pemprov Riau. Hal itu dikarenakan mereka tak bisa bekerja jika akses YouTube tidak dibuka.

Baca Juga : Atap Sekolah di Pasuruan Ambruk di Jam Pelajaran, 2 Orang Tewas

Anggaran Internet Dinaikkan Alasannya Untuk Menunjang Kinerja ASN Pemprov Riau

Karena itu, Diskominfotik Riau tahun depan berencana menambah alokasi anggaran untuk jaringan internet sebesar Rp 4 miliar. Dengan begitu, diharapkan bisa menunjang semua tugas ASN dan THL di lingkungan pemerintah setempat.

“Makanya tahun depan kita tambah agar tak lelet-lelet kali. Tahun depan mungkin ada Rp 4 miliar kita anggarakan. Mudah-mudahan itu cukup. Namun usulan ini masih menunggu persetujuan DPRD dan Mendagri,” ujarnya.

Kontributor : Ferry Anthony
Editor : Khairul Umam

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here