Mahfud MD Kena Skak Sebut Pembiayaan BPIP Banyak dari Swasta

Pernyataan Mahfud MD. pakar hukum yang kini menjadi Menkopolhukam kembali menuai kritikan. Kali ini saat menyebut banyak kegiatan BPIP dibiayai pihak swasta.

970
mahfud md
Prof Mahfud MD. (Foto : detik.com)

Kitakini.news – Mahfud MD yang kini menjabat sebagai Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) RI, menjadi sorotan. Kali ini, Mahfud dikritik terkait pernyataannya yang menyebutkan bahwa banyak kegiatan BPIP yang dibiayai swasta.

Salah satu kritik terhadap pernyataan Mahfud MD tersebut disampaikan oleh mantan Sekretaris Kementerian BUMN, M Said Didu melalui cuitan di akun Twitter-nya yang diterbitkan Selasa (5/11/2019).

Dalam cuitannya itu Said Didu mengatakan, BUMN sekalipun tidak boleh membiayai kegiatan dan orang pemerintah. Said Didu bahkan menilai hal tersebut sebagai bentuk pelanggaran.

“Prof @mohmahfudmd yth, BUMN saja tdk boleh membiayai kegiatan dan orang pemerintah. Ini Bapak kok sbg pejabat Negara dibiayai oleh swasta dan bahkan aktif menyodorkan proposal kegiatan kepada swasta. Menurut saya ini pelanggaran” demikian isi cuitannya.

Seperti diketahui, video pernyataan Mahfud MD tersebut telah beredar luas di Twitter sejak Senin (5/11/2019). Dalam video tersebut, terlihat Mahfud yang tengah diwawancarai,  menjawab pertanyaan tentang anggapan minimnya kegiatan di Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Video itu sendiri diunggah oleh akun Twitter  Daeng Tarang @Putrra34866780.

Hingga Selasa (5/11/2019) pukul 18.00, cuitan @Putrra34866780 sudah di retweet lebih dari 12 ribu kali dan disukai lebih dari 2,4 ribu kali. Sementara, video tersebut sudah dipublikasikan sekitar setahun lalu.

“Seniman dipanggil, budayawan, 72 (orang). Nginap di Jakarta tiga hari, dibiayai. Lalu tampil di panggung, itu biayanya (Rp) 7,7 miliar. Negara ndak ngeluarkan, BPIP ndak ngeluarkan. Lalu kita minta ke swasta. Ini ada kegiatan bagus gini, mau ndak biayai? Nah, kalau anda mau biayai, anda kelola sendiri. Kami ndak boleh ngelola uangnya swasta karena kami lembaga negara,” ucapnya pada wawancara dalam video tersebut.

Mahfud juga menyebut, sejumlah pihak swasta yang banyak membantu kegiatan BPIP. Dia menyebutkan nama Sinar Mas dan Astra.

“(Kegiatan BPIP) Dikelola oleh PT PT itu. Saya minta maaf ya kalau terpaksa menyebut ndak boleh sebut. Misalnya yang banyak membantu itu Sinar Mas, Astra, gitu. Mereka suruh ngelola sendiri, kita ndak ngurus uangnya, adakan acara itu, kami mau datang, undang kami,” demikian petikan pernyataan Mahfud MD.

Baca Juga : ASN Pemprov Riau Gemar Buka YouTube, Anggaran Biaya Internet Dinaikkan

Fahri Hamzah Tanggapi Cuitan Said Didu Soal Pernyataan Mahfud MD

Politisi yang juga mantan wakil ketua DPR RI, Fahri Hamzah membalas cuitan Said Didu tersebut. Lewat akun Twitter-nya #ArahBaru2019 (@Fahrihamzah), dia menyebut yang terjadi itu sebagai bentuk mazhab hukum ‘tirani itikad baik’.

“Itu mazhab hukum “tirani itikad baik”. Dan itu dianut dalam pemberantasan korupsi. Siapa yg dicitrakan punya itikad baik akan bebas dari tuduhan. Wadah pegawai, kantor untuk  urusan pribadi, gerakan koin dll..adalah conflict of interest tapi aman untuk aktifis anti korupsi.” cuitnya.

https://twitter.com/Fahrihamzah/status/1191634400594644992

Editor : Khairul Umam

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here