Forkompinda Karo Gelar FGD : Penyalahgunaan Narkoba di Karo Tertinggi di Sumut

Berdasarkan data, penyalahgunaan Narkoba di Kabupaten Karo, merupakan tertinggi di Sumut dan nomor 3 di Indonesia.

43
penyalahgunaan narkoba di sumut
Sosialisasi FGD di Kabupaten Karo. (foto : kitakini.news/bayu pramana)

Kitakininews – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kabupaten Karo menggelar Focus Group Discussion (FGD) membahas Penegakan Hukum di Karo, di aula Polres Tanah Karo, Selasa (05/11/2019).

Dalam FGD tentang penyalahgunaan Narkoba dan Praktik Judi di Karo itu, Anggota Dewan Perwakilan Daerah RI, Badikenita br Sitepu mengungkapkan berdasarkan data, Kabupaten Karo di Provinsi Sumatera Utara tertinggi dalam penyalahgunaan Narkoba dan nomor 3 terbesar di Indonesia.

“Kegiatan ini dilakukan bukan karena adanya cuitan atau kepentingan-kepentingan politik. Tetapi karena sesuai data memang Karo tertinggi Narkobanya di Sumut dan nomor 3 di Indonesia. Jadi untuk itulah kita buat diskusi ini. Tujuannya membahas langkah yang dilakukan untuk mengantisipasi sekaligus meminimalisir peredaran Narkoba dan praktik judi,” ungkapnya.

Badikenita menambahkan kedepannya akan diundang seluruh Kepala Desa di Tanah Karo, untuk mendiskusikan tentang langkah mengantisipasi peredaran Narkoba dan praktik judi.

“Rencana bulan depan akan kita undang dulu semua Kades, untuk bahas soal peraturan yang melarang dan mengeluarkan bagi siapa saja yang terlibat Narkoba akan dikeluarkan dari desa sesuai peraturan desa. Dan itu harus ada peraturan Bupati,” jelasnya.

Dalam FGD itu juga turut dibahas terkait kasus pencabulan yang mulai marak di Kabupaten Karo, sekaligus membahas langkah yang akan dilakukan untuk memberantas kasus itu.

Baca Juga : Komplotan Bajing Loncat Kembali Beraksi di Medan Utara

Penyalahgunaan Narkoba di Karo, Polres Tanah Karo Rilis Tangkapan Awal November

Disaat bersamaan, sebagai bentuk kinerja Polres Tanah Karo dalam memberantas peredaran Narkoba dan praktik judi di wilayahnya. Polres Tanah Karo menggelar press rilis keberhasilan mengungkap para pelaku judi dan Narkoba.

Dengan rincian, untuk kasus Narkoba terdapat 7 laporan polisi dengan 15 tersangka, dengan barang bukti sabu seberat 99.09 gram dan ganja seberat 14,44 gram. Sedangkan penindakan judi sebanyak 4 kasus dengan 4 tersangka jenis judi Tolam dan Togel.

Wakapolres Tanah Karo, Kompol Hasian Panggabean, mengatakan penangkapan para tersangka ini dilakukan selama 5 hari pada bulan Nopember. Penangkapan ini merupakan bentuk dari keseriusan Polres Tanah Karo memberantas Narkoba dan judi di wilayahnya.

“Tangkapan ini semua dilakukan selama 5 hari pada bulan ini. Jadi inilah bentuk keseriusan kita dalam memberantas judi dan Narkoba,” jelasnya.

Kompol Hasian Pangaben menghimbau kepada masyarakat untuk bekerja sama dengan memberikan informasi mengenai keberadaan Narkoba dan praktik judi.

Baca Juga : Mutasi di Polres Padangsidimpuan, 2 Pejabat Ini Diisi Figur Baru

“Kita mengharapkan peran serta dan kerja sama masyarakat dalam informasinya. Karena kami juga memiliki keterbatasan. Makanya dari laporan masyarakat kami bisa menindaklanjutinya,” harapnya.

Kontributor : Bayu Pramana
Editor : Khairul Umam

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here