6 Penyebab Pori-pori Besar yang Perlu Diketahui

$rows[judul] Keterangan Gambar : Foto: Unsplash/Kanawa_Studio

Kitakini.news –  Setiap orang memiliki ukuran pori-pori wajah yang berbeda-beda. Namun, orang dengan tipe kulit berminyak lebih berpeluang memiliki pori-pori besar dibandingkan orang dengan tipe kulit lainnya. Penyebab pori-pori besar sendiri pun beragam, seperti faktor genetik atau faktor lingkungan.

Penyebab Pori-pori Besar yang Perlu Diketahui


Dilansir dari alodokter, ada beberapa hal yang bisa menjadi penyebab pori-pori besar, antara lain:

1. Genetik

Faktor genetik turut berkontribusi terhadap peluang untuk memiliki pori-pori wajah yang besar. Jadi, jika anda terlahir dari orang tua dengan kondisi pori-pori besar, kemungkinan anda juga akan memiliki kondisi kulit yang serupa.

2. Pertambahan Usia

Risiko memiliki pori-pori besar akan meningkat seiring bertambahnya usia. Semakin menua usia seseorang, ukuran pori-porinya dapat makin membesar pula.

Ini karena pertambahan usia bisa membuat produksi kolagen dan elastin pada kulit menurun, sehingga elastisitas kulit ikut berkurang. Efeknya, kulit akan terlihat kendur dan pori-pori juga akan tampak membesar.

3. Produksi Sebum Berlebih

Pori-pori wajah berfungsi untuk mengeluarkan minyak atau sebum di wajah guna membantu serta menjaga kulit tetap kenyal, lembap, dan sehat. Namun, jika kelenjar minyak memproduksi sebum secara berlebih, pori-pori wajah dapat membesar.

Pembesaran pori-pori wajah pada kondisi ini merupakan respons kulit untuk mengeluarkan kelebihan minyak tersebut. Namun, sebum yang berlebihan, kulit mati, dan kotoran di wajah dapat terperangkap dalam pori-pori sehingga tampak membesar.

Paparan Sinar Matahari Berlebih


4. Perubahan Hormon

Ukuran pori-pori bisa dipengaruhi oleh hormon. Tidak heran bila perubahan hormon yang terjadi pada awal masa pubertas bisa membuat seorang remaja memiliki kulit dengan pori-pori wajah yang besar.

Pasalnya, perubahan hormon yang terjadi selama masa pubertas bisa menyebabkan kelenjar minyak memproduksi minyak secara berlebih. Efeknya, pori-pori pun terlihat lebih besar. Begitu pula selama siklus menstruasi. Pori-pori wajah dapat terlihat lebih besar akibat perubahan hormon yang terjadi selama masa menstruasi.

5. Paparan Sinar Matahari Berlebih

Sinar matahari memang baik untuk kesehatan. Namun, paparan sinar matahari secara berlebih bisa merusak elastin dan kolagen di kulit, sehingga pori-pori makin besar.

6. Kulit Kering

Meski jarang terjadi, pori-pori besar juga bisa disebabkan oleh kondisi kulit yang terlalu kering dan proses penuaan di waktu bersamaan. Meskipun keterkaitan antara keduanya tidak diketahui secara pasti, namun anda harus tetap waspadai masalah kulit kering karena kondisi ini juga membuat kulit lebih mudah iritasi.


Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)