Kamis, 03 April 2025

Subandi Ingatkan Disdik Sumut Lebih Utamakan Kualitas Daripada Kuantitas

Heru - Minggu, 23 Maret 2025 14:37 WIB
Subandi Ingatkan Disdik Sumut Lebih Utamakan Kualitas Daripada Kuantitas
(Kitakini.news/Heru Soesilo)
Ketua Komisi E DPRD Provinsi Sumatera Utara HM Subandi didampingi Kadis Pendidikan Sumut Abdul Haris Lubis beberapa waktu lalu di gedung dewan Jalan Imam Bonjol Medan.

Kitakini.news - Ketua Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara (DPRD Sumut), HM Subandi mengingatkan Dinas Pendidikan Sumut agar lebih mengutamakan kualitas ketimbang kuantitas dalam Sistim Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025 yang tinggal beberapa bulan lagi.

Baca Juga:

Hal ini disampaikan Subandi merespon tindaklanjut ketentuan pasal 34 ayat (2) Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI nomor 3 Tahun 2025, tentang Sistim Penerimaan Murid Baru serta Persiapan pelaksanaan Murid Baru Tahun Pelajaran 2025/2026.

Menurut Subandi, sebelum penerimaan siswa baru, Disdik Sumut harus sudah menentukan daya tampung SMA maupun SMK Negeri di Sumut.

"Kita harus sepakat semua, daya tampung itu yang menjadi pedoman kita. Ya artinya, kalau suatu sekolah itu dia sudah ditentukan ada 9 rombel, ya 9 itu aja lah diterimanya," ujarnya kepada wartawan melalui sambungan telepon seluler, Minggu (23/3/2025).

Kemudian, lanjut Subandi, sekolah yang menampung itu harus juga dilihat kesiapannya seperti fasilitas, ruang sekolah dan lainnya.

"Jadi, SPMB ini muara kedepannya adalah kualitas pendidikan. Bila selama ini menggunakan sistem zonasi melalui dalam SPMB. Untuk kali ini kita menggunakan domisili," cetus politisi Partai Gerindra ini.

Subandi juga menegaskan untuk tahun ini tidak boleh lagi orang luar mendaftar suatu sekolah bila tidak berdomisili di dekat sekolah tersebut.

"Harus sesuai namanya dan orang tuanya yang ada di Kartu Keluarga. Tak boleh lagi menumpang Kartu Keluarga seperti dulu," tandas wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) Sumut III meliputi Kabupaten Deli Serdang.

"Jadi, benar-benar dilihat KK nya, nama orang tuanya, nama anaknya. Jadi, seleksinya benar-benar ketat kita buat," pungkasnya. (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru